Noviwaldy Membantah Isu Dipecat dari Demokrat

By Redaksi 13 Apr 2019, 10:58:54 WIB Riau
 Noviwaldy Membantah Isu Dipecat dari Demokrat

Pekanbaru - Noviwaldy Jusmanakhirnya buka suara dan menepis kabar dirinya dipecat sebagai kader Partai Demokrat dan diberhentikan sebagai Anggota DPRD Provinsi Riau.

Menurutnya, isu tersebut sengaja dihembuskan oleh pihak tak bertanggung jawab untuk menurunkan elektabilitasnya sebagai caleg dari Partai Demokrat.

"Menyikapi perkembangan situasi di masyarakat yang saat ini terjadi misinformasi, bahkan ada pihak-pihak yang menyebarkan berita tidak benar yang mengatakan saya tidak lagi di Demokrat, saya tidak lagi anggota DPRD Riau. Saya tegaskan itu tidak benar," ucap Noviwaldy Jusman di Pekanbaru, Kamis.

Noviwaldy menegaskan dirinya masih sebagai kader Partai Demokrat dan masih menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Riau hingga saat ini.

"Sampai saat ini saya masih sebagai kader Demokrat, saya juga masih sebagai Ketua Departemen Pengentasan Kemiskinan DPPPartai Demokrat. Saya pun masih menduduki kursi sebagai Wakil Ketua DPRDProvinsi Riau," ujar legislator asal Pekanbaru itu.

Berhembusnya kabar dirinya diberhentikan sebagai wakil rakyat, menurut pria yang akrab disapa Dedetitu, disebarkan oleh oknum yang ingin menjatuhkannya pada momentum Pemilu kali ini.

"Yang terjadi kemarin itu bukan diberhentikan, tapi merupakan usulan pergantian Wakil Ketua DPRD Riau dari Partai Demokrat. Usulan ini masih diproses. Belum ada pergantian, pelantikan dan sebagainya," ujarnya.

Sebagai Wakil Rakyat, Dedet mengimbau kepada seluruh kontestan Pemilihan Umum legislatif untuk bersaing secara sehat dengan menawarkan program kerja kepada masyarakat.

"Mari bersaing secara sehat tunjukan program dan kemampuan dan tidak money politic. Tidak perlu menjatuhkan dengan menggunakan kampanye hitam. Marilah berpolitik secara santun," ucapnya.

Dia menegaskan timnya sedang mengumpulkan bukti adanya indikasi kampanye hitam yang menyerang dirinya. Jika sudah cukup bukti, tidak menutup kemungkinan hal tersebut akan dilaporkan kepada Badan Pengawas Pemilu.(ant)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment