Gempa dan Tsunami Super Dahsyat Intai Pesisir Sumbar, Warga Diminta Waspada

By Redaksi 06 Mei 2019, 01:45:08 WIB Nasional
Gempa dan Tsunami Super Dahsyat Intai Pesisir Sumbar, Warga Diminta Waspada

Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat Nasrul Abit mengatakan bahwa kabupaten kepulauan Mentawai Sumatera Barat, diintai gempa maha dahsyat bermagnitudo 8,9.

Ini menjadi peringatan untuk selalu waspada karena dampaknya mampu mencapai kawasan pesisir termasuk Bengkulu.

Nasrul Arbit mengemukakan pernyataan itu berdasarkan pendapat 5 ahli kegempaan Jepang dengan fokus penelitian Pulau Mentawai di Sumatera Barat.

"Saat ini, gempa maha dahsyat masih mengendap di 20 mill Kepulauan Mentawai. Tepatnya, di Samudera Hindia. Jika gempa maha dahsyat itu terjadi, akan menyebabkan gelombang tsunami setinggi 12 meter," kata Nasrul saat mengunjungi Bengkulu di kantor BPBD Bengkulu, Sabtu (4/5/2019).

Diperkirakan gelombang tsunami itu akan menyapu kawasan pesisir Sumatera Barat yang meliputi Kabupaten Mukomuko dan Kabupaten Bengkulu Utara.

Kecepatan gelombang tsunami tersebut diperkirakan akan mencapai 827 kilometer.

"Lima ahli gempa dari Jepang ke Mentawai. Mereka memprediksi ada gempa yang masih mengendap. Kekuatannya 8,9 SR. Tapi, kalau gempa sering terjadi gempa besar itu tidak akan terjadi. Kita harus mempersiapkan diri,'' tambah Nasrul.

Hal ini menjadi peringatan tersendiri bagi para masyarakat Sumatera Barat dan Bengkulu terutama yang berada di bagian pesisir.

Wagub Sumatera Barat meminta supaya masyarakat yang berada di radius 2,5 kilometer dari bibir pantai segera mengungsi dan waspada.

''Jika gempa berpotensi tsunami itu terjadi, mau tidak mau sampai juga ke Mukomuko. Pantai barat ini mesti waspada terutama gempa dan tsunami. Kita berdoa agar gempa ini tidak terjadi. Di Sumatera Barat, kita sudah sampaikan jika terjadi gempa selama 30 detik maka masyarakat harus mengungsi,'' terang Nasrul.

Menengok sejarah yang pernah terjadi, bencana gempa yang cukup dahsyat pernah mengguncang sebagian besar kawasan pantai Sumatera Barat sampai Bengkulu pada 25 Oktober 2010 silam.

Gempa berkekuatan M7,7 ini membangkitkan tsunami yang menyapu lebih dari dua puluh desa di Kepulauan Mentawai dan menyebabkan jatuhnya korban tidak kurang dari 448 jiwa dengan sekitar 100 orang lainnya dinyatakan hilang. trb




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment