Danlanud Rsn Ajak Maknai Penyambutan Natal dan Tahun Baru dengan Rasa Syukur

Danlanud Rsn Ajak Maknai Penyambutan Natal dan Tahun Baru dengan Rasa Syukur

ESCO, Pekanbaru – Malam ini merupakan pelaksanaan ibadah ucapan syukur setiap akhir bulan di tahun 2019 oleh personel Kristiani Lanud Rsn, karena memasuki bula Desember 2019 sudah dilaksanakan ibadah Perayaan Natal, dan tentunya kita tetap memaknai Perayaan Natal dan menyambut tahun baru 2020 dengan terus bersyukur.

Demikian apa yang dikatakan oleh Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka,S.T.,M.M., dengan telah dilaksanakannya ibadah setiap hari Jumat Minggu keempat di Gereja Oikoumene Lanud Rsn, yang merupakan salah satu bentuk pembinaan mental personel Kristiani Lanud Roesmin Nurjadin (29/11/19).

Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka, menjelaskan, umat Kristiani Lanud Rsn kedepannya harus menjadi pribadi yang lebih baik lagi, apakah itu cara bertindak,berucap, memandang dan perbuatan baik lainya, agar perbuatan tersebut dapat mendukung pelaksanaan tugas TNI AU khususnya di Lanud Roesmin Nurjadin.

Dalam ibadah tersebut Pendeta Lasma Tambunan,S.Th, menyampaikan Firman Tuhan dari Bilangan 14:24, dengan topik “Memiliki roh yang berbeda”.

Dijelaskan bahwa Kitab Bilangan merupakan kitab keempat di dalam Alkitab yang bercerita tentang kisah bangsa Israel setelah keluar dari perbudakan di Mesir dan perjalanan dari padang gurun menuju tanah perjanjian.

Dalam pasal 14 bangsa Israel sudah dekat dengan tanah perjanjian, Musa pun mengutus 12 orang pengintai mewakili 12 suku Israel termasuk Yosua dan Kaleb utk mengintai ke tanah perjanjian tersebut. Dan setelah 40 hari, 12 pengintai pun kembali dan memberikan laporan kepada Musa, Harun dan bangsa Isarel.

Yang 10 orang melaporkan bahwa negeri yang mereka intai adalah baik tetapi sangat mengerikan sehingga mereka menggatakan bahwa negeri itu tidak baik untuk dimasuki, tetapi Yosua dan Kaleb mengatakan bahwa negeri yang mereka intai adalah luar biasa baiknya. Ada perbedaan antara 10 pengintai dengan Yosua dan Kaleb. (10 org berkata buruk dan 2 org yaitu Yosua dan Kaleb berkata baik ).
Tetapi sayangnya bangsa Israel lebih percaya kepada 10 pengintai dan mereka pun mulai bersunggut- sunggut dan menista Tuhan. Lalu Tuhan menghukum bangsa Israel dan mereka pun mati di Padang gurun. Hanya dan Kaleb, Yosua dan orang orang yang berumur dibawah 20 tahun yg sampai masuk ke tanah perjanjian.

“Yang menjadi renungan mengapa Yosua dan Kaleb berbeda dengan 10 pengintai lainnya padahal mereka mengintai negeri yang sama. Dalam fiirman Tuhan yang disampaikan yaitu Bilangan 14:24.

“Tetapi hamba-Ku Kaleb, karena lain jiwa yang ada padanya dan ia mengikut Aku dengan sepenuhnya, akan Kubawa masuk ke negeri yang telah dimasukinya itu, dan keturunannya akan memilikinya.”ujar Pdt.

Pdt. Lasma Panjaitan, mengatakan “karena lain jiwa yang ada padanya”.. Jiwa dalam bahasa Ibrani Ruwach yang artinya Spirit atau Roh. Jadi yang membuat Yosua dan Kaleb berbeda dengan 10 pengintai lain nya adalah karena ada Roh Tuhan didalam diri mereka.

1
2
CATEGORIES
TAGS