Gloria Tamba, Pengacara Kondang Lebih Suka Membela Masyarakat Miskin

Gloria Tamba, Pengacara Kondang Lebih Suka Membela Masyarakat Miskin

Susah Saat Kuliah

Simpati kepada masyarakat kurang mampu sebenarnya sudah terbentuk sejak Gloria duduk di bangku kuliah (2003-2006). Sebab, ia merasakan sendiri betapa sulitnya hidup di tengah kekurangan untuk mengecap pendidikan.

“Kalau ingat itu aku pengin nangis, kalau itu memang susahnya susah banget,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Saat kuliah, Gloria menyebut dirinya sebagai Batak Tembak Langsung (BTL) alias orang batak di perantauan yang tak punya sanak saudara. Karena itulah, ketika uang hasil pemberian orang tuanya tak mencukupi, ia harus berjuang sendiri.
Gloria Tamba, pengacara di Kantor Hukum Hotma Sitompoel dan LBH Mawar Sharon. Foto: Agaton Kenshanahan/kumparan
Misalnya, untuk mengurangi biaya sewa kosnya, Gloria rela bantu-bantu pekerjaan di indekosnya. Sampai pada satu waktu ibu kosnya sudah menganggapnya sebagai anaknya sendiri hingga sekarang.
1
2
3
4
5
6
CATEGORIES