Gloria Tamba, Pengacara Kondang Lebih Suka Membela Masyarakat Miskin

Gloria Tamba, Pengacara Kondang Lebih Suka Membela Masyarakat Miskin

Seminar di semua fakultas pun rajin Gloria ikuti demi mengumpulkan kotak-kotak snack yang tersisa untuk untuk makan malam. Saking hematnya, ia pun mendapat julukan ‘Menteri Ekonomi’.
“Ahli ekonomi dalam memanfaatkan ekonomi teman-teman. Misalnya, mereka lagi kumpul nih, aku tanya, ‘Punya duit logam enggak terpakai enggak? Kalau ada, minta, minta, minta.’ Uang itu bisa kepakai untuk sekali makan siang, lebih Rp 500 malah,” cerita Gloria sambil memeragakan dirinya memunguti uang recehan dari temannya.
Gloria Tamba (tengah) menjadi Juara 2 Lomba Karya Tulis Nasional Beswan Djarum 2005-2006. Foto: Dok. Pribadi
Keadaan finansial Gloria mulai terbantu kala ia menjadi salah satu penerima Djarum Beasiswa Plus 2004/2005 dan 2005/2006. Ia bahkan aktif mengikuti lomba karya tulis yang digelar Djarum Foundation. Ia menyabet juara dua tingkat nasional dan mendapatkan uang Rp 25 juta. Uang itu digunakan untuk membiayai tiket pesawat orang tuanya menghadiri wisuda dan membantu kakaknya merantau di Jakarta.
Karya tulis yang membawa Gloria juara itu membuatnya mendapat titel Lulusan Terbaik Tingkat Universitas. Padahal Indeks Prestasi Gloria tak setinggi mahasiswa yang menjadi Lulusan Terbaik Kedua. Karya tulis itu pula yang menjadi portofolionya saat mendaftar di Kantor Hukum Hotma Sitompoel dan LBH Mawar Sharon hingga ia diterima sebagai salah satu pengacara di sana.
Gloria Tamba menjadi lulusan terbaik di Universitas Lampung. Foto: Dok. Pribadi
Selama 12 tahun menjadi pengacara, Gloria sudah terlibat menangani ribuan kasus baik pro bono maupun profesional. Berkali-kali ia menyebut pujian kepada Tuhan sebagai rasa syukur bisa lulus kuliah saat itu karena terbantu Djarum Beasiswa Plus.
“Tanpa mengurangi rasa hormat kepada seluruh pengorbanan orang tuaku, bisa kubilang kalau dulu misalnya enggak ikut Beswan Djarum mungkin enggak (jadi pengacara) seperti ini, termasuk pola pikirnya berubah, karena di pelatihan beasiswa itu diajarkan tentang kebersamaan dan tentang kepedulian,” tutupnya. (Kumparan)
1
2
3
4
5
6
CATEGORIES